Pengertian Juz’amma

JUZ 30
(JUZ’AMMA)

Juz’ Amma adalah juz terakhir dari tiga puluh juz al-Quran. Ciri utama surah-surahnya adalah singkat-singkat, dengan bahasa yang indah memesona, menyentuh hati atau menghardiknya disertai dengan argumentasi-argumentasi rasional yang mampu menyakinkan nalar yang belum dikeruhkan oleh kerancuan berpikir atau subjektivitas pandangan.

Pada umumnya ayat-ayatnya turun sebelum Nabi saw. hijrah ke Madina. Uraian Juz ini banyak sekali berkaitan dengan keniscayaan hari kemudian, bahkan gambaran tentang apa yang terjadi saat kiamat; surga dan kenikmatannya serta neraka dan aneka siksanya. Hal tersebut berulang-ulang diuraikan dari surah ke surah, bagaikan membangunkan orang yang tidur nyenyak tak sadarkan diri menghadapi bahaya yang mengancam. Wajar juga pengulangan itu karena salah satu akidah pokok ajaran islam adalah kepercayaan tentang hari kebangkitan serta ganjaran dan siksa yang menanti setiap orang; sebentuk kepercayaan yang ditolak oleh masyarakat Mekkah dengan dalih bahwa Allah tidak kuasa membangkitkan manusia telah menjadi tulang belulang dan tidak juga mengetahui rincian dari jasad yang telah menyatu dengan tanah, tengelam di air, atau dimakan sisa-sisanya oleh binatang. Nah, inti uraian surah-surah dalam Juz ini adalah yang berkaitan dengan akidah, baik menyangkut keesaan Allah maupun keniscayaan hari kiamat.

About these ads

2 thoughts on “Pengertian Juz’amma

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s